KARANGANYAR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) kelompok 103 mengadakan kegiatan literasi bertajuk “Bersama Cegah Bullying Sejak Dini” di SD Negeri 1 Klodran. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap isu perundungan yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dasar.
Kegiatan ini dilaksanakan pada [tanggal kegiatan] dan diikuti oleh seluruh siswa kelas 4A. Untuk menyampaikan pesan edukasi secara lebih menyenangkan dan mudah dipahami, mahasiswa KKN menggunakan metode animasi. Melalui tayangan animasi, siswa diajak memahami apa itu bullying, bentuk-bentuknya, serta dampak buruk yang ditimbulkan baik bagi korban maupun pelaku.
“Anak-anak lebih mudah menangkap pesan ketika materi disampaikan lewat visual dan cerita. Karena itu, kami menggunakan animasi sebagai media edukasi agar lebih interaktif dan menarik,” ungkap.
Afifudin, Koordinator KKN Unisri kelompok 103. Selain pemutaran animasi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab, diskusi ringan, dan praktik simulasi tentang bagaimana cara menolak serta melaporkan tindakan perundungan. Para siswa terlihat antusias dan aktif memberikan pendapat mereka.
Kepala SDN 1 Klodran, Ibu Rustini, S.pd., M.pd, menyambut baik kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN Unisri yang telah memberikan edukasi penting tentang pencegahan bullying. Harapan kami, anak-anak bisa semakin berani berkata ‘tidak’ terhadap segala bentuk perundungan dan menumbuhkan sikap saling menghargai di sekolah.”
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unisri berharap dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini bahwa bullying bukanlah hal yang wajar, melainkan tindakan yang harus dicegah bersama. Edukasi literasi berbasis animasi ini menjadi salah satu upaya nyata menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak.


