KLATEN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta Kelompok 84 KKN-PPM Tahun 2025 melaksanakan program kerja nyata berupa pemasangan patok penunjuk jalan di satu titik strategis Desa Ngaran, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (26/7/2025) dengan melibatkan perangkat desa dan anggota KKN.
Program yang berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ibu Dina Pertiwi Ajie, S.Pd., M.Pd., ini bertujuan mempermudah masyarakat maupun pendatang yang melintas agar tidak kesulitan menemukan arah menuju dusun dan lokasi penting di Desa Ngaran.
Patok penunjuk jalan dipasang di lokasi yang dinilai rawan membingungkan pengendara, khususnya bagi tamu atau pendatang yang baru pertama kali datang ke desa. Dengan adanya penunjuk jalan ini, diharapkan arus lalu lintas masyarakat menjadi lebih lancar dan identitas desa semakin jelas.
Menurut perwakilan Kelompok 84 KKN UNISRI, kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa untuk memberikan manfaat langsung bagi warga.
“Pemasangan patok penunjuk jalan di titik strategis ini adalah langkah kecil namun bermanfaat besar. Kami berharap ke depannya masyarakat lebih mudah mengenali arah jalan, dan Desa Ngaran memiliki penanda yang jelas untuk tamu maupun pendatang,” ungkap salah satu mahasiswa KKN 84.
Kegiatan berlangsung secara gotong royong. Mahasiswa bersama perangkat desa bahu-membahu menyiapkan material, menentukan posisi yang tepat, hingga menancapkan patok dengan kokoh agar bisa bertahan lama.
Warga Desa Ngaran menyambut baik program ini. Mereka menilai keberadaan penunjuk jalan sangat membantu, terutama bagi orang luar desa yang ingin berkunjung atau mencari alamat di wilayah mereka.
Dengan adanya pemasangan patok penunjuk jalan di titik strategis ini, Kelompok 84 KKN UNISRI berharap Desa Ngaran semakin ramah bagi pengunjung serta lebih tertata dalam hal aksesibilitas. Program ini juga membuktikan bahwa kehadiran mahasiswa KKN mampu memberikan kontribusi nyata dan solusi praktis sesuai kebutuhan masyarakat desa.
--


