KLATEN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta kelompok 64 melaksanakan kegiatan sosialisasi dengan tema “Generasi Muda dan Ancaman Judi Online terhadap Kesehatan Mental” pada Kamis, 18 Juli 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Duwet, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari program kerja kelompok KKN 64 yang dikolaborasikan dengan kegiatan Posyandu Remaja Desa Duwet. Sasaran utama dari kegiatan ini adalah para remaja setempat, mengingat tingginya potensi paparan judi online di kalangan generasi muda yang kian mengkhawatirkan. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya remaja Desa Duwet, terkait maraknya praktik judi online di kalangan generasi muda dan dampaknya terhadap kesehatan mental.
Dalam sosialisasi tersebut dipaparkan materi mengenai pengertian judi online, faktor yang membuat generasi muda rentan terjerat judi online, serta dampak psikologis yang ditimbulkan, seperti stres, kecemasan, hingga depresi. Selain itu, disampaikan pula aturan hukum yang berlaku bagi pelaku judi online, dan upaya preventif yang dapat dilakukan untuk menghindari keterlibatan dalam aktivitas ilegal tersebut.
Dalam pelaksanaanya, sebagian anggota kelompok menyampaikan materi sosialisasi, sementara anggota lainnya turut mendampingi kegiatan Posyandu Remaja dengan membantu para kader posyandu dalam proses pemeriksaan kesehatan remaja yang hadir. Kegiatan ini menunjukkan sinergi antara edukasi dan pelayanan kesehatan remaja dalam satu momentum yang bermanfaat.
Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat, khususnya para orang tua dan kader posyandu, yang mengapresiasi perhatian mahasiswa terhadap isu yang tengah marak dan berdampak signifikan bagi perkembangan remaja. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN PPM UNISRI berharap dapat meningkatkan kesadaran generasi muda di Desa Duwet akan bahaya judi online, sekaligus memperkuat ketahanan mental mereka agar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan digital yang negatif.


