KLATEN - Dalam upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pendidikan dan perencanaan masa depan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Slamet Riyadi Surakarta melaksanakan program kerja individu berupa sosialisasi bertema "Dampak Negatif Pernikahan Dini bagi Siswa-siswi SMP”. Kegiatan ini diselenggarakan di SMP N 3 Jatinom pada hari Rabu, 30 Juli 2025 dan diikuti oleh 160 siswa kelas 9 dari satu angkatan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para siswa tentang risiko dan konsekuensi dari pernikahan dini, baik dari segi pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun psikologis. Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi, pemberian soal untuk menguji pemahaman dan sesi tanya jawab yang antusias diikuti oleh para peserta.
“Pernikahan dini masih menjadi permasalahan serius di berbagai daerah, termasuk di pedesaan. Banyak anak-anak yang terpaksa meninggalkan bangku sekolah dan kehilangan masa remajanya karena menikah di usia yang belum matang. Oleh karena itu, edukasi seperti ini sangat penting untuk membuka wawasan mereka sejak dini,” ujar Gusti Dinda, mahasiswa KKN UNISRI Kelompok 9 yang menjadi pemateri dalam kegiatan ini.
Program sosialisasi ini disambut baik oleh pihak SMP N 3 Jatinom, yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaannya. Kegiatan ini juga terlaksana dengan lancar berkat bantuan dan kerja sama dari teman-teman Kelompok 9 KKN UNISRI, yang turut mendukung dalam persiapan dan pelaksanaan acara.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat lebih memahami pentingnya pendidikan, menunda usia pernikahan, dan merencanakan masa depan mereka dengan lebih baik. Sosialisasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam menjawab tantangan sosial yang ada di masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan ini ditutup dengan seruan slogan semangat:
“SMP N 3 JATINOM! Kami Pilih Masa Depan, Bukan Pernikahan Dini!”


