KLATEN – Anggota Karang Taruna Desa Gedaren, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, mendapatkan pembekalan literasi digital melalui kegiatan edukasi Pemuda Siaga Digital dengan tema Etika dalam Penggunaan Medsos dan Anti Hoaks Berdasarkan UU ITE.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (26/7/2025) ini menghadirkan materi seputar etika penggunaan media sosial, teknik mengenali hoaks, serta penjelasan mengenai ketentuan hukum dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Dengan adanya edukasi ini, pemuda diharapkan mampu bersikap kritis terhadap arus informasi yang semakin cepat serta tidak mudah terpengaruh oleh kabar bohong.
Dalam edukasi tersebut, para pemuda diajak memahami pentingnya etika dalam bermedia sosial, terutama di tengah maraknya penyebaran informasi palsu atau hoaks yang dapat menimbulkan dampak negatif di masyarakat. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai regulasi yang terkandung dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), sebagai dasar hukum dalam mengatur perilaku bermedia digital.
Salah satu pemateri menyampaikan bahwa pemuda merupakan kelompok paling aktif dalam menggunakan media sosial, sehingga harus menjadi contoh bagi masyarakat. “Generasi muda tidak hanya dituntut cerdas teknologi, tetapi juga wajib paham aturan hukum agar tidak terjerat kasus yang sebenarnya bisa dihindari,” tegasnya.
Ketua Karang Taruna Desa Gedaren turut memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini. “Kami menyambut baik edukasi ini karena menambah wawasan. Pemuda desa perlu memahami bahwa bermedia sosial harus dilakukan secara bijak dan sesuai aturan. Harapannya, setelah kegiatan ini, anggota Karang Taruna bisa menjadi penggerak dalam melawan hoaks,” ujarnya.
Program ini juga didukung oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi Surakarta yang tengah melaksanakan kegiatan di Desa Gedaren. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memperkuat sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam menciptakan ruang digital yang sehat, aman, serta bermanfaat bagi pembangunan desa.


