PENDIDIKAN

Mahasiswi KKN Unisri Mengajak Anak - anak TK Pertiwi 3 Desa Kanoman Membuat Kolase dari Bahan Alam

Heri Suprayogi
25 Agustus 2025, 20.26 WIB Last Updated 2025-08-25T13:26:01Z
masukkan script iklan disini

 

Mahasiswi KKN Unisri Mengajak Anak-anak TK Pertiwi 3 Desa Kanoman Membuat 


KLATEN – Kreativitas dan kemampuan motorik halus merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini. Untuk mendukung hal tersebut, Siestie Ayu Affriella, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Slamet Riyadi Surakarta, melaksanakan program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) bertema “Meningkatkan Motorik Halus & Kreativitas Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Kolase dari Bahan Alam".


Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 04 Agustus 2025 di TK Pertiwi 03 Desa Kanoman, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten, dan telah disetujui serta mendapat arahan dari dosen pembimbing lapangan, Dr. Rian Saputra, S.H., M.H.


Maksud dan tujuan dari program ini adalah untuk mengenalkan anak usia dini pada berbagai bentuk, tekstur, dan warna bahan alam yang ada di lingkungan sekitar. Melalui kegiatan kolase, anak-anak diajak mengembangkan kreativitas dan kemampuan motorik halus mereka. Selain itu, program ini juga menanamkan sikap cinta lingkungan dengan cara memanfaatkan alam secara bijak, sekaligus memberikan pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan, dan kontekstual bagi anak-anak.


Manfaat yang dihasilkan dari program ini antara lain anak-anak dapat mengekspresikan diri melalui karya seni yang dekat dengan alam, sekaligus melatih indera peraba, penglihatan, serta koordinasi tangan dan mata. Kegiatan ini juga membiasakan anak untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Tidak hanya itu, guru dan orang tua pun mendapatkan inspirasi mengenai media belajar sederhana yang dapat diterapkan kembali baik di rumah maupun di sekolah.


Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari anak-anak. Mereka diajak memanfaatkan berbagai bahan alam, seperti daun kering, biji-bijian, dan ranting kecil, untuk disusun menjadi karya kolase yang menarik. Aktivitas ini tidak hanya memberikan kesenangan, tetapi juga membekali anak dengan keterampilan dasar yang berguna untuk perkembangan selanjutnya.


“Melalui kegiatan kolase berbahan alam ini, anak-anak belajar banyak hal sekaligus, mulai dari mengasah kreativitas, melatih koordinasi motorik halus, hingga menumbuhkan rasa cinta lingkungan,” ungkap Siestie.


Program kerja ini diharapkan dapat menjadi contoh praktik pembelajaran kreatif yang bisa diadaptasi oleh guru dan orang tua, sehingga pendidikan anak usia dini semakin kontekstual, menyenangkan, serta bermanfaat dalam membangun generasi yang cerdas dan peduli lingkungan.

Komentar

Tampilkan

Terkini

Politik

+