PENDIDIKAN

Jelantah Jadi Cahaya: Inovasi Mahasiswa KKN Unisri Bersama Ibu-Ibu PKK Desa Solodiran

Heri Suprayogi
28 Agustus 2025, 09.42 WIB Last Updated 2025-08-28T02:42:58Z
masukkan script iklan disini

 


KLATEN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta tahun 2025, Kelompok 58 yang ditempatkan di Desa Solodiran, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten, melaksanakan program kerja inovatif bertajuk “Jelantah Jadi Cahaya: Pemanfaatan Minyak Jelantah menjadi Lilin Aromaterapi”.


Kegiatan yang berlangsung bersama ibu-ibu PKK Desa Solodiran ini bertujuan memberikan keterampilan baru sekaligus mendorong pengelolaan limbah rumah tangga agar memiliki nilai ekonomis. Minyak jelantah yang sebelumnya dianggap tidak bermanfaat kini diolah menjadi lilin aromaterapi yang ramah lingkungan serta memiliki potensi pasar.


Dalam prosesnya, mahasiswa KKN membimbing ibu-ibu PKK mulai dari penyusunan anggaran biaya produksi, desain identitas produk melalui pembuatan logo, hingga strategi pemasaran yang melibatkan pemanfaatan media sosial dan pengemasan produk secara menarik.


Program ini disambut baik oleh masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, yang menilai kegiatan ini dapat menjadi alternatif usaha rumahan sekaligus solusi dalam mengurangi limbah minyak jelantah. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan masyarakat Desa Solodiran mampu mandiri dalam menciptakan produk kreatif yang berdaya saing di pasaran.


Mahasiswa KKN UNISRI 2025 Kelompok 58 menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya terletak pada hasil produk, tetapi juga pada meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya inovasi, kewirausahaan, dan kepedulian terhadap lingkungan.


Mahasiswa KKN berharap, setelah kegiatan ini, ibu-ibu PKK bisa terus melanjutkan produksi dan menjadikan lilin aromaterapi sebagai produk khas Desa Solodiran. Bukan hanya membawa cahaya secara harfiah, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan semangat baru bagi masyarakat desa.

Komentar

Tampilkan

Terkini

Politik

+