PENDIDIKAN

Mahasiswa KKN Unisri Kelompok 46 Hadirkan Program Kreatif di Desa Kanoman: Dari Edukasi Remaja, Cegah Stunting hingga Peduli Lingkungan

Heri Suprayogi
28 Agustus 2025, 14.24 WIB Last Updated 2025-08-28T07:25:46Z
masukkan script iklan disini


KLATEN – Mahasiswa KKN Kelompok 46 Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta yang melaksanakan pengabdian di Desa Kanoman, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten, berhasil menghadirkan berbagai program bermanfaat yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Selama bulan Agustus 2025, mahasiswa tak hanya fokus pada edukasi remaja dan kesehatan, tetapi juga membekali warga dengan keterampilan baru serta mengajak mereka peduli lingkungan.


Kegiatan pertama bertajuk “Remaja Berdaya: Membangun Masa Depan Tanpa Pernikahan Dini dengan Pengetahuan Reproduksi” yang dilaksanakan pada Sabtu, 2 Agustus 2025 di Balai Desa Kanoman. Puluhan remaja tampak antusias mengikuti sosialisasi yang mengupas pentingnya kesehatan reproduksi dan dampak negatif pernikahan dini. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN mengajak generasi muda Kanoman untuk lebih siap menata masa depan dengan pengetahuan yang tepat.


Tak berhenti di sana, Kelompok 46 juga mengangkat isu stunting yang masih menjadi perhatian nasional. Pada Selasa, 12 Agustus 2025, mereka menggelar pelatihan pembuatan nugget singkong pencegah stunting di Pos Bagor. Warga, khususnya para ibu, diajarkan mengolah singkong lokal menjadi nugget sehat dan bergizi. Selain murah dan mudah dibuat, olahan ini menjadi solusi kreatif untuk mendukung tumbuh kembang anak.


Inovasi keterampilan juga tampak dari kegiatan pelatihan pembuatan lilin aroma terapi yang berlangsung di Madrasah RW 7 pada Senin, 18 Agustus 2025. Warga terlihat semangat mempraktikkan cara membuat lilin aroma terapi yang tidak hanya menenangkan, tetapi juga memiliki nilai jual. Harapannya, pelatihan ini bisa membuka peluang usaha kecil berbasis kreativitas rumah tangga.


Di akhir rangkaian kegiatan, Kelompok 46 menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan. Pada Minggu, 24 Agustus 2025, mereka menggelar sosialisasi edukasi sampah di Balai Desa Kanoman sekaligus melakukan pemasangan plang informasi lama waktu sampah terurai di area Balai Desa dan RW 7. Langkah sederhana ini diharapkan bisa menggugah kesadaran warga tentang bahaya sampah plastik dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.


Ketua KKN Kelompok 46, Dwi Harma Surya Prihadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.


> “Kami berharap program yang sudah dijalankan tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat memberi manfaat berkelanjutan bagi warga Desa Kanoman. Mulai dari edukasi remaja, pemenuhan gizi, keterampilan usaha, hingga kepedulian lingkungan, semua kami lakukan agar masyarakat bisa semakin berdaya,” ujarnya.



Serangkaian kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran mahasiswa KKN UNISRI bukan hanya sekadar menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Dengan tema beragam mulai dari remaja, kesehatan, ekonomi kreatif, hingga lingkungan, mahasiswa KKN Kelompok 46 berhasil meninggalkan jejak positif di Desa Kanoman.

Komentar

Tampilkan

Terkini

Politik

+