KLATEN – Kelompok 69 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta melaksanakan program kerja berupa fasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Manjungan. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 21 Agustus 2025 ini diikuti oleh 30 pelaku UMKM setempat.
Program tersebut diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap penguatan sektor ekonomi masyarakat desa melalui peningkatan legalitas usaha. Dengan adanya NIB, para pelaku UMKM diharapkan dapat memperoleh pengakuan resmi dari pemerintah, kemudahan akses pembiayaan, serta perlindungan hukum dalam menjalankan kegiatan usahanya.
Ketua Kelompok KKN 69 menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya legalitas usaha. “Pembuatan NIB merupakan langkah strategis bagi para pelaku UMKM di Desa Manjungan agar dapat bersaing secara lebih luas, baik di tingkat regional, nasional, maupun global,” ujarnya.
Selain itu, mahasiswa KKN Unisri juga memberikan pendampingan teknis kepada pelaku UMKM dalam proses pendaftaran melalui sistem Online Single Submission (OSS). Dengan adanya pendampingan ini, proses legalisasi usaha yang sebelumnya dianggap rumit dapat diselesaikan secara lebih mudah dan cepat.
Kegiatan ini disambut baik oleh masyarakat Desa Manjungan, khususnya para pemilik UMKM. Mereka menilai program ini tidak hanya bermanfaat dalam memberikan kepastian hukum, tetapi juga membuka peluang usaha yang lebih luas melalui akses program pemerintah, kemudahan perizinan, dan peningkatan kepercayaan konsumen.
Melalui program ini, Kelompok 69 KKN Unisri berharap Desa Manjungan dapat semakin dikenal sebagai desa yang mandiri dan berdaya saing tinggi, dengan UMKM yang legal dan siap berkembang.


