PENDIDIKAN

Mahasiswa KKN Unisri Laksanakan Kegiatan Penyuluhan Strategi Public Speaking Untuk Gen Z

Heri Suprayogi
24 Agustus 2025, 13.44 WIB Last Updated 2025-08-24T07:26:23Z
masukkan script iklan disini

 


KLATEN - bertempat di Gedung Desa Bendan, Kecamatan Manisrenggo, dilaksanakan sebuah kegiatan penyuluhan yang dirancang khusus untuk remaja Posyandu. Kegiatan ini diinisiasi oleh Indryani Rachmawaty, mahasiswa KKN dari Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta, dengan mengusung tema “Strategi Public Speaking untuk Generasi Milenial: Bangkitkan Kepercayaan Dirimu di Depan Publik." (3/8/2025).


Kegiatan ini lahir dari kesadaran bahwa remaja merupakan generasi yang hidup di era komunikasi digital, namun sering kali menghadapi tantangan ketika harus berbicara langsung di depan umum. Rasa minder, gugup, serta kurang percaya diri masih menjadi hambatan yang nyata. Oleh karena itu, melalui penyuluhan ini diharapkan para remaja mendapatkan bekal keterampilan berbicara yang tidak hanya bermanfaat dalam lingkup sekolah atau organisasi, tetapi juga menjadi modal penting dalam kehidupan bermasyarakat.


Materi yang disampaikan mencakup pemahaman dasar tentang public speaking, berbagai tantangan yang kerap dialami remaja, serta strategi untuk mengatasinya, seperti mengubah pola pikir dari takut dinilai menjadi siap berbagi, menerima kelebihan diri, hingga pentingnya latihan terstruktur dan konsisten. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan teknik dasar public speaking, antara lain cara membuka pembicaraan dengan kuat, menjaga kontak mata, memanfaatkan intonasi dan variasi suara, menggunakan bahasa tubuh yang mendukung, hingga seni bercerita (storytelling).


Suasana kegiatan berjalan hangat dan penuh antusiasme. Para peserta aktif mencoba latihan sederhana, seperti memperkenalkan diri di depan kelompok kecil, menyampaikan ide dengan intonasi bervariasi, hingga simulasi berbicara singkat di hadapan teman sebaya. Meski beberapa terlihat masih gugup, dorongan semangat dari fasilitator dan dukungan sesama teman membuat suasana menjadi penuh motivasi.


Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga pengalaman reflektif bagi para peserta. Mereka belajar bahwa keberanian berbicara di depan publik bukanlah tentang kesempurnaan, melainkan tentang bagaimana berani menyampaikan gagasan dengan tulus. Dari sinilah lahir keyakinan bahwa setiap remaja memiliki potensi untuk menjadi komunikator yang baik, asalkan mau berlatih, percaya diri, dan tidak takut gagal.


Melalui penyuluhan public speaking ini, remaja Posyandu Desa Bendan diharapkan mampu menjadi generasi yang percaya diri, berani mengungkapkan pendapat, serta mampu berkontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya. Kegiatan ini sekaligus menjadi refleksi bahwa pengembangan diri dan keberanian berbicara adalah langkah awal menuju perubahan besar di masa depan.

Komentar

Tampilkan

Terkini

Politik

+