SURAKARTA - Pelaksanaan program magang mahasiswa Universitas Slamet Riyadi Surakarta di Polres Karanganyar berlangsung aktif dan partisipatif. Mahasiswa ditempatkan di berbagai divisi strategis dan terlibat langsung dalam kegiatan operasional maupun pelayanan publik, sehingga memberikan kontribusi nyata sekaligus pengalaman kerja lapangan yang berharga.
Di Divisi Satbinmas, mahasiswa terlibat dalam kegiatan pembinaan masyarakat seperti Polisi Sahabat Anak, penyuluhan bahaya narkoba, bullying, tertib lalu lintas, serta edukasi bijak bermedia sosial di berbagai jenjang sekolah. Mahasiswa juga mendukung kegiatan pelatihan satpam, outing class pelajar, bakti sosial Yayasan Kemala Bhayangkari, hingga pendataan program MBG, dengan peran utama pada dokumentasi, pencatatan, dan pendampingan kegiatan lapangan.
Mahasiswa yang ditempatkan di Unit INAFIS membantu kegiatan administrasi dan pendataan penting, seperti penginputan data SKCK, pendataan orang meninggal dunia, serta pencatatan izin kerja ke luar negeri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dilatih untuk bekerja dengan teliti, disiplin, serta menjaga kerahasiaan data dalam mendukung tugas teknis kepolisian.
Di Divisi Intelkam, mahasiswa berperan dalam mendukung pelayanan perizinan kegiatan masyarakat, mulai dari pengelolaan surat masuk, pemeriksaan kelengkapan berkas, hingga penerbitan izin kegiatan. Mahasiswa juga ikut serta dalam survei lokasi kegiatan masyarakat, termasuk event berskala internasional Sikso Rogo Lawu Ultra 2025, guna memastikan aspek keamanan dan ketertiban berjalan optimal.
Mahasiswa magang di Seksi Humas aktif mendukung kegiatan kehumasan Polres Karanganyar melalui dokumentasi foto dan video, penyusunan laporan kegiatan harian hingga bulanan, serta pelaksanaan press release. Selain itu, mahasiswa juga terlibat dalam dokumentasi dan reportase pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sebagai bagian dari penyampaian informasi publik yang transparan dan akurat.
Di Bagian Logistik, mahasiswa membantu pendataan dan inventarisasi barang, pengelolaan administrasi logistik, serta penyusunan laporan rencana dan hasil kegiatan. Mahasiswa juga terlibat dalam persiapan dan distribusi perlengkapan untuk mendukung kegiatan operasional kepolisian, sehingga memahami pentingnya peran logistik dalam menunjang kinerja institusi.
Mahasiswa yang ditempatkan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim terlibat dalam administrasi penyidikan, pengarsipan berkas perkara, pendataan perkembangan kasus, serta dokumentasi barang bukti. Selain itu, mahasiswa turut mendukung kegiatan sosial Jumat Berkah, sehingga memperoleh pemahaman mengenai penegakan hukum yang berorientasi pada perlindungan korban dan nilai kemanusiaan.
Di Satuan Lalu Lintas, mahasiswa membantu kegiatan administrasi, penyusunan laporan kecelakaan lalu lintas, dokumentasi patroli, hingga pelayanan pembuatan SIM. Mahasiswa juga mengikuti kegiatan apel kesiapan operasi keselamatan dan pengamanan lalu lintas, sehingga mendapatkan pengalaman langsung terkait pengelolaan lalu lintas dan pelayanan publik di bidang transportasi.


