PENDIDIKAN

Apel Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat, Sinergi Pemerintah-TNI Polri-Masyarakat Diperkuat

Heri Suprayogi
14 Agustus 2026, 21.08 WIB Last Updated 2026-08-14T14:08:59Z
masukkan script iklan disini


KOTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan unsur masyarakat melaksanakan Apel Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat di Mapolresta Bogor Kota, Jumat (14/8/2026).


Apel ini dilaksanakan dalam rangka memperkuat keamanan, ketertiban, dan kedamaian di wilayah Jawa Barat melalui penguatan sinergi antara aparat, pemerintah, dan elemen masyarakat yang dituangkan dalam deklarasi serta penandatanganan komitmen.


Beberapa poin dalam deklarasi di antaranya menjaga persatuan dan kesatuan Bhinneka Tunggal Ika, menjaga kamtibmas, merawat kebersamaan, kerukunan, toleransi, gotong royong, menolak hoaks dan provokasi, menjaga generasi muda serta lingkungan dari narkoba, kekerasan, kejahatan, dan sebagainya.


Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen bersama jajaran Pemkot, TNI-Polri, Forkopimda, dan elemen masyarakat sebagai sebuah bangsa yang peduli serta saling menjaga antarsesama masyarakat.


"Hari ini kita dari Jawa Barat melaksanakan Apel Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat yang merupakan komitmen bersama untuk menguatkan rasa nasionalisme dan kebangsaan, bhinneka tunggal ika dan toleransi serta menjaga dan melindungi masyarakat dari gangguan Kamtibmas," ungkapnya.


Dengan semangat kebersamaan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa patriotisme bersama.


Plh. Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Budhi B. Pratidina menyampaikan bahwa Polri bersama TNI merupakan alat negara yang bertugas mengawal dan menyukseskan berbagai program, salah satunya program menjaga kamtibmas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan melibatkan peran serta masyarakat dalam menjaga bersama Jawa Barat, khususnya Kota Bogor.


Dandim 0606/Kota Bogor, Kolonel Kav Gan Gan Rusgandara bersama Dandenpom III/I Bogor, Letkol CPM Herdy menyampaikan bahwa dengan kolaborasi dan sinergi, maka hoaks dan provokasi dapat ditangkap serta dicegah bersama. Upaya menolak hoaks dilakukan melalui penguatan sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI-Polri, dan masyarakat untuk menjangkau berbagai elemen masyarakat hingga lingkup terkecil di wilayah. (***)

Komentar

Tampilkan

Terkini

Politik

+