Penulis : Cindy Marsyeila
SRAGEN - Setiap anak memiliki kesukaan, kemampuan, dan cita-cita yang berbeda. Hal tersebut menjadi alasan Cindy Marsyeila, mahasiswa KKN Kelompok 87 Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta, mengadakan kegiatan Sosialisasi Pengenalan Minat dan Bakat bagi siswa kelas 4 SD Negeri 2 Bonagung. Kegiatan tersebut bertujuan mengajak siswa mengenali hal-hal yang mereka sukai serta memahami kemampuan yang ingin mereka kembangkan.
Kegiatan yang dilaksanakan di SD Negeri 2 Bonagung, Desa Bonagung, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, ini merupakan salah satu program kerja individu dalam kegiatan KKN. Kegiatan diawali dengan perkenalan dan *ice breaking* berupa permainan singkat agar suasana kelas menjadi lebih santai. Siswa juga diajak menjawab pertanyaan sederhana mengenai kegiatan yang mereka sukai dan aktivitas yang sering dilakukan.
Setelah suasana kelas lebih akrab, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai minat dan bakat. Materi disampaikan menggunakan bahasa sederhana serta contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Siswa dikenalkan bahwa minat merupakan sesuatu yang disukai atau senang dilakukan, sedangkan bakat merupakan kemampuan yang dapat berkembang jika terus dipelajari dan dilatih.
Dalam penyampaian materi, siswa diberikan contoh kegiatan yang dapat menjadi minat seseorang, seperti menggambar, bermain bola, membaca, menyanyi, menari, dan berhitung. Siswa kemudian diajak memahami bahwa setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda dan tidak harus memiliki keahlian yang sama dengan teman-temannya. Ada anak yang pandai menggambar, memiliki kemampuan dalam olahraga, suka membaca, maupun senang membantu teman.
Siswa juga diberikan pemahaman bahwa mengenali minat dan bakat tidak harus langsung mengetahui kemampuan yang paling menonjol dalam diri mereka. Anak dapat memulainya dengan berani mencoba berbagai kegiatan yang menarik bagi mereka. Jika menemukan kegiatan yang disukai, kegiatan tersebut dapat dipelajari dan dilatih secara rutin agar kemampuan semakin berkembang.
Agar siswa tidak hanya menerima materi, kegiatan dilanjutkan dengan aktivitas “Pohon Potensi”. Setiap siswa mendapatkan satu kertas berbentuk daun untuk menuliskan hal yang mereka sukai dan cita-cita yang ingin dicapai. Setelah selesai menulis, siswa secara bergantian menempelkan daun tersebut pada Pohon Potensi yang telah disiapkan.
Pohon Potensi kemudian dipenuhi berbagai jawaban dari siswa, mulai dari kegiatan yang disukai hingga cita-cita yang ingin mereka capai di masa depan. Kegiatan tersebut membuat siswa lebih aktif dalam mengenali dirinya sendiri. Mereka tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk memikirkan dan menyampaikan hal-hal yang mereka sukai.
Cindy Marsyeila menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi siswa untuk lebih mengenal dirinya sendiri. Menurutnya, setiap anak memiliki kelebihan masing-masing sehingga tidak perlu merasa kurang hanya karena memiliki kemampuan yang berbeda dari teman. “Setiap anak punya kelebihan masing-masing, tidak harus sama dengan teman, yang penting berani mencoba, mau belajar, dan terus berlatih untuk mengembangkan apa yang disukai,” ujar Cindy.
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan tidak hanya mengetahui pengertian minat dan bakat, tetapi juga mulai berani mengenali hal-hal yang mereka sukai. Siswa juga diharapkan memiliki rasa percaya diri untuk mencoba kegiatan baru dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Pelaksanaan program ini menjadi salah satu bentuk kegiatan KKN Kelompok 87 dalam memberikan edukasi yang dekat dengan kehidupan anak-anak di Desa Bonagung.
Kegiatan dikemas melalui materi sederhana, tanya jawab, ice breaking, serta aktivitas Pohon Potensi agar siswa dapat belajar dalam suasana yang menyenangkan. Dengan adanya kegiatan tersebut, siswa kelas 4 SD Negeri 2 Bonagung diharapkan dapat semakin mengenal dirinya dan menghargai kelebihan yang dimiliki. Dari hal sederhana yang mereka sukai, siswa dapat mulai menemukan potensi yang bisa dikembangkan untuk meraih cita-cita di masa depan.


