Penulis : Tamara Ega Permatasari – KKN Kelompok 02 Universitas Slamet Riyadi Surakarta
SRAGEN - Mahasiswa KKN Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta melaksanakan program kerja individu berupa *inovasi daur ulang minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi ramah lingkungan* di Desa Geneng Duwur, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, pada Minggu . (2/8/2026).
Kegiatan tersebut menyasar Ibu-ibu PKK RT 06, Dusun Pilangrejo, dan dilaksanakan di rumah Ibu Sugiyarti, istri Ketua RT 06. Program ini digagas untuk mengedukasi sekaligus melatih ibu-ibu PKK dalam mengolah minyak goreng bekas pakai menjadi produk yang lebih bermanfaat dan bernilai jual.
Sebagian besar mata pencaharian ibu-ibu di Desa Geneng Duwur adalah buruh, baik buruh tani, buruh pabrik/konveksi, maupun buruh harian lepas, sehingga tingkat pendapatan keluarga masih relatif terbatas. Di sisi lain, penggunaan minyak goreng rumah tangga sehari-hari menghasilkan limbah minyak jelantah yang selama ini sering dibuang sembarangan ke saluran air/tanah atau bahkan digunakan berulang kali untuk memasak, kebiasaan yang berpotensi mencemari lingkungan sekaligus membahayakan kesehatan keluarga.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan cara sederhana mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, mulai dari pencampuran dengan parafin dan essential oil hingga proses pencetakan menggunakan wadah lilin dan mika. Program dilaksanakan dengan modal yang sangat terjangkau, yaitu sekitar Rp234.500,00, sehingga mudah diterapkan di sela-sela kesibukan ibu-ibu sebagai buruh.
Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama mahasiswa KKN UNISRI dengan Pemerintah Desa Geneng Duwur serta pengurus dan anggota PKK setempat. Hasil kegiatan berupa terlaksananya sosialisasi dan praktik langsung (workshop) pembuatan lilin aromaterapi, serta tercipatnya produk contoh (prototype) lilin aromaterapi yang siap pakai.
Manfaat kegiatan dirasakan dari tiga sisi: dari sisi lingkungan, berkurangnya potensi pencemaran akibat pembuangan limbah minyak goreng sembarangan; dari sisi ekonomi, terbukanya ide dan keterampilan usaha rumahan dengan modal terjangkau bagi ibu-ibu buruh; dan dari sisi kesehatan, tercegahnya risiko penyakit akibat penggunaan minyak goreng berulang, sekaligus menghasilkan pengharum ruangan alami untuk kebutuhan rumah tangga.
Kegiatan ini turut menghasilkan luaran berupa video wawancara kegiatan, produk lilin karya ibu-ibu PKK, dokumentasi foto dan video, serta publikasi di media sosial kegiatan KKN.
Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi Pengurus PKK dan Pemerintah Desa Geneng Duwur untuk terus mendorong dan memfasilitasi kelompok usaha bersama, sehingga produk lilin aromaterapi ini dapat berkembang menjadi UMKM desa yang berdaya saing.



