PENDIDIKAN

Tingkatkan Daya Saing UMKM Lokal, Mahasiswa KKN UNISRI Dampingi Pemasaran Digital Keripik Jagung di Desa Brojol

Heri Suprayogi
27 Agustus 2026, 15.50 WIB Last Updated 2026-08-27T08:50:30Z
masukkan script iklan disini


Penulis : Bagas Ari Prasetyo


SRAGEN - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menggelar program pendampingan digitalisasi pemasaran bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Brojol, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen. Program bertajuk "Penguatan Pemasaran Online Produk Keripik Jagung Melalui Promosi Online / Media Sosial" ini digagas oleh Bagas Ari Prasetyo, mahasiswa Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen, sebagai bagian dari pelaksanaan program kerja individu KKN-PPM UNISRI Tahun Akademik 2025/2026.


Kegiatan sosialisasi dan pendampingan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026, bertempat di Balai Desa Brojol. Acara ini dihadiri oleh puluhan pelaku UMKM pengolah pangan lokal, pengurus serta anggota Tim Penggerak PKK Desa Brojol.


Pelaksanaan program ini didasari oleh hasil observasi dan wawancara lapangan yang menunjukkan melimpahnya komoditas jagung di Desa Brojol sebagai bahan baku utama keripik jagung. Meskipun memiliki citra rasa yang khas, gurih, dan renyah, pemasaran produk ini masih menemui kendala. Sebagian besar produsen lokal masih mengandalkan sistem penjualan konvensional seperti menitipkan produk di warung kelontong sekitar atau pasar tradisional di Kecamatan Miri. Akibat belum dimanfaatkannya ekosistem digital dan identitas visual yang modern, jangkauan pasar dan omzet penjualan UMKM cenderung stagnan.


Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Bagas memberikan edukasi komprehensif terkait pentingnya pemasaran digital (digital marketing). Pelatihan meliputi pembuatan desain logo dan label stiker produk baru, pembukaan serta optimalisasi akun media sosial bisnis seperti TikTok (@keripikjagung.brojol) dan WhatsApp Business, hingga teknik fotografi serta pembuatan konten promosi video pendek yang menarik.


"Melalui pemanfaatan media sosial dan pembuatan aset digital yang profesional, kami berharap produk olahan keripik jagung khas Desa Brojol dapat menembus pasar yang lebih luas di luar wilayah Sragen," ujar Bagas. Langkah ini juga diharapkan dapat membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.


Inisiatif ini mendapat sambutan hangat dari pemerintah desa dan warga setempat. Dengan terbentuknya kanal pemasaran digital ini, para pelaku usaha kini memiliki sarana promosi mandiri yang hemat biaya untuk mendongkrak penjualan olahan pangan lokal mereka.

Komentar

Tampilkan

Terkini

Politik

+