MUARO JAMBI - Pemerintah pusat setiap tahun selalu menganggarkan Dana Desa atau DD untuk semua desa yang ada di Indonesia .Hal tersebut bertujuan agar pemerintah desa dapat membangun desa sesuai dengan pembangunan apa yang di butuh kan masyarakat.
Namun berbeda dengan apa yang terjadi di Desa Ladang Panjang Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi, masyarakat yang berada di RT 13 Desa Ladang Panjang sudah 2 tahun mengajukan permohonan agar Dana Desa di bangun untuk satu unit sumur bor namun tidak pernah di tanggapi dengan serius oleh pemerintah desa. Ujar warga yang tidak mau disebutkan namanya.
Menurut keterangan warga RT. 13 Mereka sudah beberapa kali menemui Kades Ladang Panjang Amdi untuk menanyakan masalah pembangunan sumur bor tersebut. Namun Kades Amdi selalu mengatakan tidak memiliki anggaran atau pun dana untuk membangun sumur bor tersebut, padahal anggaran yang di butuh kan untuk membangun satu unit sumur bor berkisar Rp 20 juta an sedangkan dana desa ladang panjang Rp 800 juta an per tahun.
Menurut keterangan salah seorang warga mereka sangat membutuhkan sekali sumur bor tersebut terlebih lagi kalau di musim kemarau kami warga di sini sangat kesulitan sekali untuk mendapat kan air bersih warga harus melansir sejauh satu kilo meter agar bisa mendapat kan air.
Untuk itu warga berharap kepada instansi yang terkait terutama kepada BPK dan KPK agar dapat mengusut tuntas masalah ke uangan Desa Ladang Panjang Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi tersebut mengapa membangun satu unit sumur bor bisa sampai tidak mampu. (Red)


