KLATEN - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 13 Universitas Slamet Riyadi Surakarta berkolaborasi dengan STIKES MUS Surakarta berhasil menyelenggarakan program cek kesehatan gratis di Desa Puluhan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten pada Minggu, 18 Agustus 2025. Kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian mahasiswa dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat desa.
Program cek kesehatan gratis yang dilaksanakan pada Minggu, 18 Agustus 2025 ini mendapat sambutan luar biasa dari warga Desa Puluhan. Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini melibatkan tenaga kesehatan profesional dari STIKES MUS Surakarta yang memberikan pelayanan berkualitas kepada puluhan warga yang antri untuk memeriksakan kesehatan.
"Program ini sangat membantu masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses layanan kesehatan, terutama untuk pemeriksaan rutin seperti cek gula darah," ujar ketua KKN Kelompok 13 Universitas Slamet Riyadi.
Kerjasama antara Universitas Slamet Riyadi Surakarta dan STIKES MUS Surakarta dalam program yang dilaksanakan pada 18 Agustus 2025 ini menunjukkan sinergi positif antar institusi pendidikan tinggi di Surakarta. Kolaborasi ini memadukan keahlian akademis dengan praktik kesehatan langsung di lapangan, memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Desa Puluhan.
Mahasiswa dari kedua institusi bekerja sama dalam memberikan edukasi kesehatan, melakukan pemeriksaan, dan memberikan konsultasi dasar kepada warga yang memeriksakan diri. Tim kesehatan yang terlibat juga memberikan penjelasan tentang pola hidup sehat untuk mencegah diabetes dan penyakit degeneratif lainnya.
Kepala Desa Puluhan menyambut baik inisiatif mahasiswa KKN ini. "Kehadiran mahasiswa dengan program cek kesehatan gratis sangat membantu warga kami. Banyak warga yang selama ini belum pernah cek gula darah karena terkendala biaya dan akses," ungkapnya.
Warga yang mengikuti program ini tidak hanya mendapatkan pemeriksaan gula darah gratis, tetapi juga edukasi tentang gaya hidup sehat, pola makan yang baik, dan pentingnya olahraga teratur. Beberapa warga yang terdeteksi memiliki kadar gula darah tinggi langsung dirujuk untuk pemeriksaan lebih lanjut ke fasilitas kesehatan terdekat.
Program cek kesehatan gratis ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Desa Puluhan. Selain memberikan akses layanan kesehatan, program ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan rutin.
Data yang diperoleh selama kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta belum pernah melakukan cek gula darah sebelumnya. Hal ini menunjukkan pentingnya program seperti ini untuk menjangkau masyarakat di daerah pedesaan yang akses kesehatannya masih terbatas.
Tim KKN Kelompok 13 Universitas Slamet Riyadi berencana melanjutkan program kesehatan ini dengan kegiatan edukasi berkelanjutan dan koordinasi dengan puskesmas setempat. Mereka juga akan membentuk kader kesehatan dari kalangan masyarakat untuk memastikan keberlanjutan program kesehatan di desa.
"Kami berharap program ini bukan hanya kegiatan sekali jalan, tetapi bisa menjadi catalyst untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Desa Puluhan secara berkelanjutan," tutup koordinator lapangan dari STIKES Mitra Usada Surakarta.
Program KKN dengan fokus kesehatan masyarakat seperti ini diharapkan dapat menjadi model untuk implementasi program serupa di desa-desa lain di Kabupaten Klaten, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.
Program cek kesehatan gratis ini merupakan wujud nyata komitmen perguruan tinggi untuk berkontribusi dalam pembangunan kesehatan masyarakat, khususnya di tingkat grassroot level melalui program KKN yang tepsasaran dan bermanfaat.


