PENDIDIKAN

Mahasiswa KKN Unisri Gelar Kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Branding kepada Ibu - ibu PKK Desa Jagalan

Heri Suprayogi
30 Agustus 2025, 01.00 WIB Last Updated 2025-08-29T18:00:26Z
masukkan script iklan disini


KLATEN - Mahasiswa Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta turut ambil bagian dalam menggerakkan roda ekonomi desa melalui program KKN bertema "Optimalisasi Branding Visual untuk Pemberdayaan dan Pengembangan UMKM Lokal." Kegiatan ini berlangsung di Desa Jagalan, Kabupaten Klaten, mulai 17 Juli hingga 26 Agustus 2025.


Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN mengangkat potensi lokal- seperti pertanian, perikanan, dan kerajinan- sebagai modal dasar untuk mengembangkan UMKM berbasis sumber daya desa. Salah satu fokus utama program ini adalah peningkatan identitas visual produk UMKM, seperti pembuatan desain label, logo, serta kemasan produk agar lebih menarik dan siap bersaing di pasar digital maupun offline.


Salah satu kegiatan yang diselenggarakan adalah sosialisasi dan pelatihan branding kepada ibu-ibu PKK, yang menjadi garda depan pelaku UMKM di desa. Bertempat di Balai Desa Jagalan, kegiatan ini berlangsung interaktif, menyasar pentingnya kemasan menarik dalam meningkatkan nilai jual produk. Meski terdapat tantangan seperti keterbatasan literasi digital dan waktu, antusiasme peserta menunjukkan bahwa semangat untuk berkembang sangat tinggi.


Program ini juga mendorong penguatan literasi digital, seperti pelatihan dasar media sosial dan strategi pemasaran online untuk membantu pelaku usaha menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk di Klaten dan Solo. Upaya ini menjadi langkah konkret untuk memajukan perekonomian desa melalui sinergi antara masyarakat, mahasiswa, dan pemerintah desa.


Tak hanya soal penampilan produk, mahasiswa juga memberi rekomendasi strategis, seperti integrasi produk UMKM ke dalam potensi wisata lokal Sungai Bagian - bagian suvenir atau sajian khas. Diharapkan, UMKM lokal tak hanya bertahan, tetapi tumbuh bersama geliat pariwisata dan pengembangan desa berkelanjutan.


Dengan semangat kolaboratif dan berbasis potensi desa, program ini menjadi contoh nyata bahwa perubahan bisa dimulai dari hal kecil---seperti label dan kemasan---namun berdampak besar pada wajah UMKM lokal.

Komentar

Tampilkan

Terkini

Politik

+